Sabtu, 28 Juli 2012

PSIKOLOGI PENDIDIKAN


No
Materi
Pembahasan
kesimpulan
1.















2.




























































3.
























4.












5.




















6.
Pengertian Psikologi















Obyek Psikologi dan macam-macamnya



























































Manfaat Psikologi
























Tujuan Psikologi












Pengertian Psikologi pendidikan



















Ruang lingkup psikiolgi pendidikan
















Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia. Dimana tingkah laku disni dipandang secara luas yang mencakup segala kegiatan / tindakan / perbuatan manusia yang kelihatan, yang disadari maupun yang tidak disadarinya. Termasuk cara ia melakukan sesuatu, caranya berinteraksi terhadap segala sesuatu yang dating dari luar dirinya, maupun dari dalam dirinya atau bagaimana cara manusia itu/ seseorang berintegrasi dengan dunia luar. Perlu diketahui psikologi tidak hanya berhubungan dengan tingkah laku manusia akan tetapi pada hewan.

Obyek psikologi dibagi menjadi 2:
1.      Obyek material, obyek yang dipandang secara keseluruhan. Obyek material psikologi adalah manusia.
2.      Obyek formal, Obyek formal dari psikologi adalah berbeda-beda menurut perubahan zaman dan pandangan para ahli masing-masing.
·         Pada zaman yunani sampai dengan abad pertengahan misalnya, yang menjadi obyek formalnya adalah hakekat jiwa.
·         Pada masa Descartes obyek psikologi itu adalah gejala-gejala kesadaran.
·         Pada aliran Behaviorisme yang timbul di Amerika pada permulaan abad ke-20 ini yang menjadi obyek ialah tingkah laku manusia yang tampak (lahiriah).
·         Pada aliran psikologi yang dipelopori oleh Freud, obyeknya adalah gejala-gejala ketidaksadaran manusia.

Macam-macam psikologi sebagai berikut:

1.      Psikologi metafisika, yang menyelidik hakekat jiwa yang dilakukan oleh plato dan aristoteles.
2.      Psikologi empiri, yang menyelidik gejala-gejala kejiwaan dan tingkah laku manusia dengan menggunakan pengamatan (observasi), percobaan atau eksperimen dan pengumpulan berbagai macam data yang ada hubungannya dengan gejala-gejala kejiwaan manusia.
Psikologi Empiri dibagi lagi:
a.       Psikologi umum, yang menyelidik atau mempelajari gejala-gejala kejiwaan manusia pada umumnya.
b.      Psikologi khusus, yang menyelidik gejala-gejala kejiwaan manusia menurut aspek-aspek tertentu sesuai dengan pandangan serta tujuannya. Maka terdapatlah berbagai macam psikologi sbb:
·         Psikologi perkembangan
·         Psikologi pemuda
·         Psikologi kedokteran
·         Psikologi kriminil
·         Psiko-teknik
·         Karakterologi (ilmu watak)
·         Psikologi pendidikan
·         Psikologi social
·         Psikologi gestal
·         Behaviorisme
·         Psikologi ketidaksadaran (Psikonalisa, individual psikologi, dan analitise psikologi).

Untuk memperoleh pemahaman  gejala- gejala jiwa dan pengertian yang lebih sempurna tentang tingkah laku sesama manusia pada  umumnya dan anak-anak khususnya.

1.      Untuk mengetahui perbuatan- perbuatan jiwa serta kemampuan jiwa  sebagai sarana untuk mengenal tingkah laku manusia.
2.      Untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan dengan baik.
3.      Untuk mengetahui perilaku manusia sebagai upaya menyesuaikan diri dan berhubungan dengan orang lain, sehingga memudahkan memahami mengapa  mereka berpikir, berperasaan dan berbuat menurut cara mereka sendiri.
4.      Dalam rangka mengatasi permasalahan social, psikologi dapat mengurai pangkal masalah, setidaknya mengurangi problem social.
5.      Kita bias peka terhadap perasaan orang lain.

1.  Untuk memperoleh pemahaman tentang  gejala-gejala jiwa, dan pengertian yang lebih sempurna tentang tingkah laku sesama manusia pada umumnya dan anak-anak pada khususnya.
2.   Untuk mengetahui perbuatan-perbuatan jiwa serta kemampuan jiwa sebagai sarana untuk mengenal tingkah laku manusia dan anak.
3.     Untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan dengan baik


Psikologi pendidikan itu sebenarnya sudah termasuk di dalam psikologi , dan tidak perlu dipisahkan  menjadi disiplin ilmu tersendiri karena psikologi pendidikan merupakan pecahan dari psikologi. Kini para ahli psikologi pendidikan berpendapat bahwa psikologi pendidikan adalah psikologi yang diterapkan dalam pendidikan.
Dan adapun kesimpulan dari berbagai para ahli tentang psikologi pendidikan adalah cabang cabang dari psikologi yang dalam penguraian dan penelitiannya lebih menekankan pada masalah pertumbuhan dan perkembangan anak, baik fisik maupun mental, yang sangat erathubungannya dengan masalah pendidikan terutama yang mempengaruhi proses keberhasilan belajar.


Ruang lingkup psikologi pendidikan mencakup topik-topik psikologi yang erat hubungannya dengan pendidikan.
Crow & crow secara eksplisit mengemukakan psikologi pendidikan sebagai ilmu terapan.
Crow &crow mengemukakan ruang lingkup psikologi pendidikan, antara lain:
1.      Sampai sejauh mana faktor-faktor pembawaan dan lingkungan berpengaruh terhadap proses belajar,
2.      Sifat-sifat dari proses belajar,
3.      Hubungan antara tingkat kematangan dengan kesiapan belajar,
4.      Signifikasi pendidikan terhadap perbedaan-perbedaan individual dalam kecepatan dan keterbatasan belajar,
5.      Perubahan-perubahan jiwa yang terjadi selama belajar,
6.      Hubungan antara prosedur-prosedur mengajar dengan hasil belajar,
7.      Teknik-teknik yang sangat efektif bagi penilaian kemajuan dalam belajar,
8.      Pengaruh atau akibat relatif dari pendidikan formal dibandingkan dengan pengalaman-pengalaman belajar yang insidental dan informal terhadapa suatu individu,
9.      Nilai atau manfaat sikap ilmiah terhadap pendidikan bagi personil sekolah.
10.  Akibat atau pengaruh psikologis yang ditimbulkan oleh kondisi-kondisi sosiologis terhadap sikap para siswa.
Psikologi adalah ilmu kejiwaan, atau mencari informasi tentang manusia itu berinteraksi di dunianya.












Psikologi di sini mencakup keselruhan atau umum akan tetapi karena semakin pesatnya perkembangan IPTEK sehingga psikologi di bagi menjadi beberapa bagian dan memiliki disiplin-displin ilmu.





















































Banyak yang dapat pelajari dalam Psikologi apalagi yang menjadi subjeknya adalah manusia, kita dapat mengetahui kepribadian seseorang, kenapa kepribadian seseorang itu begini dan begitu, karena psikologi sendiri adalah ilmu kejiwaan, kita dapat mengetahui, menggeluti kejiwaan seseorang yang dalam kehidupanya.












Tujuan Psikologi, untuk menjadikan diri lebih baik, bahagia dan sempurna.










Psikologi pendidikan tidak terlepas dari Psikologi karena Psikologi pendidikan merupakan bagian dari psikologi dan meruapakn salah satu disiplin ilmu. Psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara kita memberikan psikologi dalam mendidik.









Dari apa yang diuaraikan tadi  yaitu ruang lingkup psikologi pendidikan yang dikemikakan oleh Crow & Crow sangat luas sehingga kita psikologi dibagi-bagi menjadi beberapa disiplin ilmu untuk mempermudah pnguasaan kita, contonya Psikologi pendidikan.

1 komentar: